PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI
Psikologi Industri dan Organisasi membahas beberapa hal, salah satunya adalah sikap kerja.
Sikap kerja adalah keyakinan-keyakinan yang mengandung aspek kognitif, behavior, dan afektif yang merupakan kesiapan metal psikologi untuk mereaksi dan bertindak secara positif atau negatif terhadap suatu objek. Dalam sikap kerja yang mempengaruhi dalam kinerja kerja ada 3 yaitu:
Sikap kerja adalah keyakinan-keyakinan yang mengandung aspek kognitif, behavior, dan afektif yang merupakan kesiapan metal psikologi untuk mereaksi dan bertindak secara positif atau negatif terhadap suatu objek. Dalam sikap kerja yang mempengaruhi dalam kinerja kerja ada 3 yaitu:
- Sikap terhadap organisasi
- Sikap terhadap pekerjaan
- Sikap terhadap rekan kerja
Di sini saya akan membahas apa itu sikap terhadap organisasi, sikap terhadap pekerjaan, dan sikap terhadap rekan kerja:
1. Sikap terhadap organisasi adalah komitmen untuk terus bertahan di dalam suatu organisasi atau pekerjaan. Komitmen tersebut berupa ikatan antara seseorang dengan organisasi.
2. sikap terhadap pekerjaan adalah saat seseorang bekerja di satu bidang yang benar-benar ia senangi maka kinerja orang tersebut akan baik karena di dorong oleh rasa nyaman dan kepuasan dalam bekerja. Tetapi, saat seseorang bekerja di bidang yang tidak ia senangi maka akan membuat kinerja orang tersebut tidak maksimal.
3. Sikap terhadap rekan kerja di pengaruhi oleh prasangka. Prasangka itu sendiri adalah sebuah sikap yang biasanya bersifat negatif terhadap suatu kelompok sosial tertentu yang semata-mata bedasarkan keangotaan mereka dalam anggota kelompok sosial. Perwujudan prasangka adalah dengan diskriminasi. Diskriminasi adalah sikap negatif terhadap suatu anggota organisasi yang menjadi objek prasangka. Sikap seperti itu mempengaruhi kinerja seseorang karena dengan adanya diskriminasi maka akan menimbulkan rasa iri antara satu individu dengan individu lainnya yang dapat mempegaruhi kinerja.
Di sini, saya akan memberikan contoh sikap kerja yang kurang baik/kurang teliti. Yaitu seperti kejadian di Cilacap, Jawa Tengah. Empat pekerja cleaning servis di pabrik gula Rafinasi PT Darma Pala Usaha Sukses, tewas setelah tersiram air panas didalam tangki. Satu pekerja lainnya selamat namun mengalami luka parah. Diduga kecelakaan ini akibat operator kran tidak tahu masih ada orang di dalam tangki. Pihak perusahaan terkesan menutup-nutupi insiden ini. Nah, di sini sudah jelas kalau sikap kerja si operator kran kurang baik karena ia tidak memastikan terlebih dahulu siatuasinya.
Sikap kerja yang terdapat pada kejadian di atas yaitu:
1. Operator kran kurang berhati-hati saat akan menyiram air panas ke dalam tangki.
2. Karyawan yang masuk ke dalam tangki tidak mengenakan alat-alat pelindung diri.
3. Kurangnya pengawasan manajemen dalam bidang kesehatan, keselamatan, dan keamanan pada perusahaan tersebut.
4. Sikap dari pihak perusahaan yang menutup-nutupi kejadian kecelakaan kerja tersebut menghambat berjalannya investigasi kecelakaan, inspeksi, pencatatan serta pelaporan kecelakaan kerja.
Komentar
Posting Komentar