BIOGRAFI WILLIAM STERN
William Stern
William Stern lahir dengan nama asli Wilhelm Louis Stern pada tanggal 29 April 1871 dan meninggal dunia pada tanggal 27 Maret 1938. Beliau adalah seorang psikolog dan filsuf dari Jerman dan tercatat sebagai pelopor dalam bidang psikologi kepribadian dan kecerdasan. Dia adalah penemu konsep intelligence quotient, atau IQ, kemudian digunakan oleh Lewis Terman dan peneliti lain dalam pengembangan pertama tes IQ , berdasarkan karya Alfred Binet. Pada tahun 1897, Stern menemukan variator nada, sebuah penemuan yang membuat Ia mampu meneliti persepsi manusia terhadap suara dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Peran William Stern dalam Dunia Pendidikan
Pemikiran pendidikan William Stern bertumpu pada hasil sinestetis dari dua teori sebelumnya, yang selanjutnya dikenal dengan teori Konvergensi, menurut Teori Konvergensi, bahwa bagaimanapun kuatnya yang dinyatakan dalam Teori Emperisme (dipengaruhi pengalaman) dan Nativisme (dipengaruhi lingkungan) namun keduanya kurang realistis. Suatu kenyataan bahwa potensi hereditas yang baik saja tanpa pengaruh lingkungan pendidikan yang positf dan maksimal tidak akan dapat membina kepribadian yang ideal. Lebih tepatnya bahwa Konvergensi ini menyatakan kecerdasan itu bukan hanya dipengaruhi oleh pengalaman saja tapi juga bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan pendidik disekitar. Oleh karena itu, perkembangan kepribadian yang sesungguhnya adalah hasil dari kedua faktor yaitu faktor internal, berupa bawaan sejak lahir, berupa bakat talenta, potensi, kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, serta keadaan fisik tertentu; dan faktor eksternal berupa lingkungan pendidikan, masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, kehidupan beragama, tradisi budaya, peradaban dan nilai-nilai lainnya yang berekembang di masyrakat.
Sumber: https://insanpendidikan21.blogspot.com/2016/09/tokoh-tokoh-berpengaruh-dalam-dunia-pendidikan-dari-luar-negeri.html?m=1
Komentar
Posting Komentar