ILMU ALAMIAH DASAR
1. Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu alamiah dasar (IAD) sering disebut ilmu pengetahuan alam (IPA) dan
ada yang menyebut ilmu kealaman yang dalam bahasa inggris disebut Natural science atau science.
Kata tersebut dalam bahasa Indonesia di sebut Sains. Maskoeri Yasin
dalam bukunya mendefinisikan ilmu alamiah dasar (IAD) adalah “ ilmu pengetahuan yang mengkaji gejala-gejala dalam alam semesta ini, termasuk bumiyang terbentuk. Dengan menggunkan konsep dan prinsip ilmu dasar”. Jadi
singkatnya ilmu alamiah dasar (IAD) adalah ilmu yang
mengkajikonsep-konsep dan prinsip dasar yang esensial saja. Beberapa
disiplin-disiplin ilmu yang tergolong ilmu alamiah dasar (IAD) adalah
fisika, kimia, astronomi, geologi,meteorology serta biologi.
2. Perkembangan Alam Pikiran Manusia dan Prosesnya
Sifat
ingin tahu manusia berkembang seiring dengan perkembangan umur dan waktu dimana
manusia tersebut hidup. Pada zaman pra sejarah manusia hidup dari berburu dan
berladang yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain, kemudian meningkat
menjadi petani dan peternak yang menetap. Ada dua macam perkembangan alam
pikiran manusia, yakni perkembangan alam pikiran manusia sejak dilahirkan
sampai akhir hayatnya dan perkembangan alam pikiran manusia, sejak zaman purba
hingga dewasa ini. Berikut ini,pengelompokan perkembangan kecerdasan manusia
berdasarkan usia dari bayi hingga dewasa.
a. Masa bayi (0 – 2 Tahun)
Masa bayi
menurut psikologi disebut juga sebagai periode sensomotorik. Pada periode ini, perkembangan
kecerdasan bayi sangat cepat. Ia mulai belajar makan, berjalan, berbicara, dan
mengikatkan diri pada orang lain. Dengan gerakan – gerakan anggota tubuhnya,ia
belajar memadukan keterangan – keterangan melalui semua alat inderanya.
b. Masa Kanak – kanak ( 3 – 5 Tahun )
Masa
kanak – kanak disebut sebagai periode praoperasional, dengan kisaran usia 2 – 7
tahun. Pada periode ini,dorongan keingintahuannya sangat besar, sehingga banyak
yang menyebut masa ini sebagai masa bertanya. Apalagi pada masa ini si anak
sudah memiliki keterampilan berbahasa lisan. Namun, pada masa ini pengungkapannya
sering menggunakan lambang– lambang,seperti bermain mobil dengan garasinya
menggunakan kotak kosong.
c.
Masa
Usia Sekolah ( 6 – 12 Tahun )
Masa ini disebut juga sebagai
periode operasional nyata,dengan kisaran usia 7-11 tahun. Pada periode ini,anak
sangat aktif, ditandai dengan perkembangan fisik, dan motorik yang baik. Para
ahli psikologi menyebut juga masa ini sebagai “masa tenang”, karena proses
perkembangan emosional si anak telah mendapatkan kepuasan maksimal sesuai
dengan kemampuan individu. Perolehan
pengetahuannya masih dengan induksi (pengamatan dan percobaan), walaupun sudah
dimulai dengan menggunakan penalaran dan logika.
d. Masa Remaja ( 13 – 20 Tahun )
Periode
ini merupakan masa pertentangan (konflik), baik dengan dirinya sendiri maupun
dengan orang dewasa. Mereka berusaha mengekspresikan dirinya sebagai orang
dewasa,padahal secara fisik, mental, dan emosional belum mampu menggunakan
nalar serta berhipotesis.
e. Masa dewasa ( > 20 Tahun )
Masa
dewasa ini ditandai dengan kemampuan individu untuk berdiri sendiri. Mereka
mampu mengendalikan perilakunya dengan baik, menempatkan dirinya sebagai
anggota dalam kelompok serta merupakan individu yang bertanggung
jawab.
3. Mitos, Penalaran, Cara Memperoleh Ilmu Pengetahuan, dan Syarat dapat Dikatakan sebagai Ilmu Pengetahuan
- Mitos
Mitos atau mite adalah cerita prosa rakyat
yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran
tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap
benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Dalam
pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional.
- Penalaran
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.
- Cara Memperoleh Ilmu Pengetahuan1. Prasangka
Adalah sesuatu kemungkinan atau atau dugaan terhadap sesuatu yg belum tentu benar.
2. Intuisi
Adalah suatu pendapat yg tiba2 muncul tanpa dipikir secara logis dan analisis.
3. Trial dab Error
Adalah coba2, untung2an yg hasilnya belum tentu benar.
- Menurut Charles Price ada 4 macam cara untuk memperoleh pengetahuan:
1. Percaya
Seseorang akan mendapat pengatahuan karena ia percaya pada hal tersebut adalah benar.
2. Wibawa
Sesuatu akan dianggap benar,apa bila seseorang yg berwibawa menyatakan benar
3.Apriori
Merupakan suatu keyakinan/pendirian/anggapan sebelum mengetahui (melihat, mendengar, menyelidiki) keadaan tertentu.
4. Metode Ilmiah
Seseuatu dianggap ilmiah apa bila memiliki patokan yg merupakan rambu2 untuk menentukan benar atau salah.
- Ilmu pengetahuan dianggap Alamiah apabila memenuhi 4 syarat yaitu:
• Objektif
Pengetahuan itu sesuai dengan Objek
• Metodik
Pengetahuan itu diperoleh dengan cara2 tertentu dan terkontrol
• Sistematis
Pengetahuan ilmiah itu tersusundalam suatu system, tidak berdiri sendiri satu sama lain saling berkaitan ,saling menjelaskan, sehingga keseluruhan menjadi kesatuan yg utuh.
• Berlaku Umum/ Universal
Pengetahuan tidak hanya diamati hanya oleh seseorang atau oleh beberapa orang saja ,tapi semua org dengan eksperimentasi yg sama akan menghasilkan sesuatu yg sama atau konsisten.
- Ada 2 pokok untuk memperoleh pengetahuan yaitu:
1. Empiris
Yaitu pengetahuan yg disusun berdasarkan pada pengalaman, paham yg dikembangkan disebut Empiris. Bagi kaum rasionalis berpendapat pengetahuan manusia diperoleh melalui penalaran rasional yg abstrak,namun diperoleh melalui pengalaman yg kongkrit.
2. Rasionalisme
Yaitu suatu cara yg didasarkan pada suatu rasio. Padanganya menyatakan rasio merupakan sumber dan pangkal dari segala pengertian hanya rasio sajalah yg dapat membawa orang kepada kebenaran dan dapat memberi petunjuk dalam segala jalan pikiran. - Syarat dapat Dikatakan sebagai Ilmu Pengetahuan
Pengetahuan adalah segala sesuatu yang dialami atau yang terjadi dalam kehidupan sehari - hari seseorang. Misalnya ,kelaparan ,kedinginan ,kekeringan. Itulah yang disebut sebagai pengetahuan, syarat syarat pengetahuan untuk disebut sebagai ilmu pengetahuan :
1. SistematisSistematis maksudnya adalah mempunyai bentuk susunan dan aturan permainan yang jelas secara berurutan antara satu dengan yang lain.Misalnya suatu susunan coordinator suatu acara pernikahan atau suatu susunan struktur organisasi.2. LogisLogis adalah suatu cara penjelasan yang dapat dicerna oleh akal sehat atau masuk akal dan mungkin ada. Misalnya “mengapa air di sungai mengering?” “karena musim kemarau” penjelasan tersebut masih bisa masuk akal dan logis, tetapi jika jawabannya “karena setan yang meminumnya” maka penjelasan tersebut akan sangat sulit untuk diterima akal sehat, sehingga penjelasan tersebut tidak logis.3. ObjektifObjektif diberi pengertian bahwa kebenaran melekat pada bendanya dan bukan pada orang yang menilainya. Misalnya, seseorang mengukur berat 1 ember air seberat 1 kg, sedangkan jika orang lain mengukur benda tadi juga maka akan didapatkan hasil yang sama. Kebenaran tersebutlah yang disebut sebagai Kebenaran yang objektif.Berbeda dengan subjektif ,yang kebenarannya berdasarkan penilaian seseorang. Misalnya Ani menilai Bani sangat tampan tetapi Cindy menilai Bani tidak terlalu tampan. Sehingga penilaian tentang Bani bersifat subjektif, karena semua kebenarannya tegantung orang yang menilainya.4. PrediktifBerarti memiliki kemampunan untuk memperkirakan atau memprediksi kejadian yang akan datang di kemudian hari.Prediksi didalam ilmu pengetahuan adalah prediksi yang di dasarka data yang dapat di percaya kebenarannya. Ilmu pengetahuan mempunyai kemampuan untuk memprediksi waktu yang akan datang. Misalnya, prakiraan cuaca dari BMKG untuk wilayah Indonesia.
4. Penjelasan tentang 6 Sifat Unik Manusia
- Homo Sapiens : Manusia memiliki akal dan pikiran yang digunakan untuk memikirkan sesuatu yang baik dan buruk. sehingga dalam mepertimbangkan hal yang akan dilakukannya manusia dapat merencanakan masa depan dengan pertimbangan masa lalu.
- Homo Faber : Manusia memiliki kemampuan untuk membuat dan menggunakan sesuatu demi memenuhi kebutuhan primer dan sekunder manusia itu sendiri. hal ini juga disebabkan oleh keterbatasan manusia dalam emnggunakan alat indranya. sehingga untuk menutupi kekurangannya itu dia membuata sesuatu yang membantunya dalm kehidupan sehari-hari.
- Homo Languens : Manusia dilengkapi dengan kemapuan untuk berbahasa. kemampuan ini digunakan sebagai alat untuk menyampaikan informasi kepada satu sama lain. Untuk dapat saling mengerti terhadap sesama manusia dalam berkomunikasi maka manusia memiliki kemampuan berbahasa. setiap peradaban manusia cenderung memiliki kemampuan dan jenis bahasa yang berbeda-beda.
- Homo Socius : Manusia memiliki kemampuan untuk hidup bersosialisasi dengan sesama manusia ataupun makhluk hidup lainnya. Dilengkapi dengan sifat yang membawa mereka pada suatu bentuk permusyawaratan, karena pada dasarnya manusia memiliki keterbatasan dalam berpikir. Sehingga hal ini membedakan dengan makhluk hidup lainnya seperti binatang yang hidup secara berkelompok.
- Homo Aeconomicus : Seiring dengan berguliranya era dan zaman membuat kehidupan manusia diwarnai dengan perkembangan ekonomi yang semakin modern. Menjadi salah satu bukti bahwa teori ekonomi yang dahulu dianut oleh manusia dahulu, bahwa mengorbankan sesuatu sekecil mungikn untuk suatu keuntungan yang besar. sehingga mamapu mengenalkan manusia akan arti sebuah keuntungan dan kerugian.
- Homo Religius : Manusia menyadari akan adanya suatu bentuk kekuasaan dan kekuatan yang lebih besar dari tenaga ataupun kemapuan manusia. sehingga hal ini mendorong manusia untuk meyakini atau menyembah sesuatu yang dianggapnya berhubungan dengan hal gaib yang dimaksud berkehendak dikemudian hari.
5. Mitos: Cerita tentang Sebenarnya, Cerita Rakyat, dan Legenda
- Cerita Rakyat
Cerita rakyat adalah cerita yang
berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa lampau
yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang
beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki
masing-masing bangsa.
- Contoh:
1. Bawang Merah dan Bawang Putih
2. Keong Mas
3. Lutung Kasarung
4. Danau Toba
5. Timun Mas
6. Cindelaras
7. Legenda Batu Menangis
8. Sangkuriang
- Legenda
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi.
- Contoh:
- La Madukelleng
- William Tell
- Kutukan Jin Mun
- Lutung Kasarung
- Danau toba
- Malin kundang
- Batu bagga
- Sinbad
- Banyuwangi
- Pulau Giliraja
Komentar
Posting Komentar