PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Nama : Vidya Aulia Prameswari
Kelas : 1PA05
Mata Kuliah : Psikologi Pendidikan
Dosen Pembimbing : Awan Jeminy Putra Entrieza


Review Materi Pertemuan I, II, dan III

Minggu I (Kamis, 9 Maret 2017)

A. Pengantar
  • Psikologi pendidikan = Psikologi terapan
  • Psikologi terapan = Psikologi yang mengajarkan bagaimana proses belajar yang ilmiah dan dilihat dari tingkah laku
  • Long life education

B. Aspek-Aspek Pendidikan

1. Pendidikan informal
“Proses belajar yang relatif tak disadari yang kemudian menjadi kecapakan dan sikap hidup sehari-hari”
Contoh: pendidikan di rumah, tempat ibadah, lapangan permainan, perpustakaan, radio, televisi, dsb.
2. Pendidikan formal
“Pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja dengan tujuan dan bahan ajar yang dirumuskan secara jelas dan diklasifikasikan secara tegas”.
Contoh: jenjang pendidikan sekolah (TK, SD, SMP, SMA, PT) 
3. Pendidikan non-formal
“Pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja tetapi tidak memenuhi syarat untuk termasuk dalam jenjang pendidikan formal”.
Contoh: kursus menjahit, memasak, bahasa, musik, dsb.
C. Definisi Pendidikan
1. Crow & Crow (1989) : "Suatu ilmu terapan yang menjelaskan hal - hal tentang belajar secara ilmiah."
2. Barlow (1985) : "Seperti sistem yang memberikan suatu proses untuk pembelajaran seseorang diibaratkan sebagai guru atau vasilitator."
3. Tardif (1987) : "Suatu bidang studi yang berhubungan dengan penerapan pengetahuan tentang perilaku manusia untuk usaha pendidikan."
4. Hendro P. & Ira P. (1997) : "Aplikasi atau penerapan dari hasil-hasil penelitian psikologi. Merupakan suatu ilmu yang mempelajari sistematik perkembangan anak didik dalam setting pendidikan."
Minggu II (Sabtu, 11 Maret 2017)
D. Sumbangan Psikologi Pendidikan Terhadap Teori dan Praktek Pendidikan
Sebagai pendidik atau psikolog dalam bidang pendidikan nantinya, seorang pengajar harus mampu mempertanggungjawabkan informasi yang telah disampaikannya dapat diterima oleh anak didik dengan baik. Tidak hanya itu, seorang pendidik juga harus mampu mengetahui karakteristik perkembangan individu anak didik (karena dalam psikologi pendidikan juga dipelajari perkembangan individu). Individu mempunyai inner growth process , dimana perkembangan terjadi dengan sendirinya/tanpa disengaja, hal ini akan dihubungkan dengan proses pendidikan yang bertujuan mengembangkan individu dengan sengaja.
E. Metode-metode dalam Psikologi Pendidikan
1.  Instrospeksi
Melakukan pengamatan ke dalam diri sendiri/self observation yaitu dengan melihat keadaan mental pada waktu tertentu.
2.  Observasi
Kegiatan melihat sesuatu di luar diri sehingga yang diperoleh merupakan data overt behavior (perilaku yang tampak).
3.  Metode Klinis
Digunakan untuk mengumpulkan data secara lebih rinci mengenai perilaku penyesuaian dan kasus-kasus perilaku menyimpang.
a.Studi kasus klinis
b.Studi kasus perkembangan
-Pendekatan Longitudinal
-Pendekatan Cross-Sectional
4.  Metode Diferensial
Digunakan untuk meneliti perbedaan-perbedaan individual yang terdapat di antara anak didik.
Menggunakan berbagai macam teknik pengukuran (contoh: tes, angket,dsb) serta menggunakan statistik untuk menganalisis.
5.  Metode Ilmiah 
Merupakan prosedur yang sistematik dalam memecahkan permasalahan dan merupakan suatu pendekatan objektif yang terbuka untuk dikritik,dikonfirmasikan, dimodifikasi atau bahkan mungkin ditolak kebenarannya oleh penelitian berikutnya.
Digunakan untuk menyelesaikan permasalahan perilaku yang lebih kompleks yang harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

6.  Metode Eksperimen

Melakukan pengontrolan secara ketat terhadap faktor-faktor atau variabel-variabel yang diperkirakan dapat mencemari atau mengotori hasil penelitian.

Minggu III (Sabtu, 18 Maret 2017)

F. Intelegensi

1. Sejarah Intelegensi

- Wundt(Jerman), Galton(Inggris), Cattel(AS) : tes untuk anak-anak. Hasilnya:ada perbedaan ketepatan dan kecepatan individu dalam mengerjkan tes.
- Pra 1800-an : tes hanya untuk mengukur satu kemampuan
- 1880 : Ebbinghause menemukan berbagai tes memori
- Alfred Binet & Theopile Simon : membedakan intelegensi anak normal dengan anak lemah pikir - Tes Binet-Simon
- Tes Binet : direvisi 1916 menjadi  Tes Stanford Binet
2.  Pengertian Intelegensi
- TERMAN : Suatu kemampuan untuk berpikir  berdasarkan atas gagasan yang abstrak.
- BINET : Intelegensi mencakup 4 hal yaitu:pemahaman, hasil penemuan, arahan dan pembahasan.
- STREN : Kapasitas umum dari individu yang secara sadar dapat menyesuaikan jiwa yang umum dengan masalah dan kondisi hidup baru.
- THORNDIKE : Daya kekuatan respon yang baik dari sudut pandang kebenaran dan kenyataan. Tiga aspek intelegensi: ketinggian, keluasan dan kecepatan.
3.  Teori-teori Intelegensi
THURSTONE
Intelegensi beroperasi pada empat tingkat trial & error yaitu :
Perilaku nyata (trial & error)
- Perseptual (trial & error)
Ideational
Konseptual : dijadikan acuan bagi pengukuran intelegensi
4.  Pengukuran Intelegensi
- KUALITATIF : Perbedaan intelegensi disebabkan karena kualitas individu yang berbeda.
- KUANTITATIF : Perbedaan intelegensi disebabkan karena terdapat perbedaan kuantitas individu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIOGRAFI WILLIAM STERN

ILMU ALAMIAH DASAR

ILMU ALAMIAH DASAR