ILMU ALAMIAH DASAR
1. Pengenalan
Unsur-Unsur dan Sistem Periodik Unsur
UNSUR
Unsur adalah zat murni yang
dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia
biasa. Penulisan lambang unsur mengikuti aturan sebagai berikut:
1. Lambang unsur diambil dari
singkatan nama unsur. Beberapa lambang unsur berasal dari bahasa Latin atau
Yunani nama unsur tersebut. Misalnya Fe dari
kata ferrum (bahasa latin) sebagai lambang unsur besi.
2. Lambang
unsur ditulis dengan satu huruf kapital.
3. Untuk Unsur yang
dilambangkan dengan lebih dengan satu huruf, huruf pertama lambang ditulis
dengan huruf kapital dan huruf kedua/ketiga ditulis dengan huruf kecil.
4. Unsur-unsur
yang memiliki nama dengan huruf pertama sama maka huruf pertama lambang unsur
diambil dari huruf pertama nama unsur dan huruf kedua diambil dari huruf lain
yang terdapat pada nama unsur tersebut.
Misalnya, Rauntuk radium dan Rn untuk radon.
Pada suhu kamar (25 C) unsur dapat
berwujud Padat, Cair,dan Gas, secara umum unsur terbagi menjadi dua
kelompok yaitu:
Unsur Logam: umumnya unsur logam
diberi nama akhiran ium. Umumnya logam ini memiliki titik didih tinggi,
mengilap, dapat dibengkokan , dan dapt menghantarkan panas atau arus
listrik
Unsur Non Logam: umumnya memiliki
titik didih rendah, tidak mengkilap,kadang-kadang rapuh tak dapat dibengkokkan
dan sukar menghantarkan panas atau arus listrik.
Senyawa adalah zat yang
terbentuk dari penggabungan unsur-unsur dengan pembagian tertentu. Senyawa
dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi
pembentukan. Misalnya, karat besi (hematit) berupa Fe2O3 dihasilkan oleh reaksi
besi (Fe) dengan oksigen (O). Senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur
pembentuknya melalui reaksi penguraian.
Senyawa mempunyai sifat yang berbeda
dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapt diuraikan menjadi
unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa
dapat memiliki wujud berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Sifat fisika dan
kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara
gas hidrogen dan gas oksigen membentuk senyawa air yang berwujud cair.
SISTEM PERIODIK
Pengertian Sistem Periodik Unsur
Sistem periodik memperlihatkan
pengelompokkan atau susunan unsur-unsur dengan tujuan mempermudah dalam
mempelajari sifat-sifat berbagai unsur yang berubah secara periodik.
Sejarah Perkembangan Sistem Periodik Unsur
Usaha-usaha untuk mengelompokkan
unsur-unsur telah dimulai sejak para ahli menemukan semakin banyaknya unsur di
alam. Pengelompokkan unsur-unsur ini dimaksudkan agar unsur-unsur tersebut
mudah dipelajari. Beberapa ahli mengelompokkan unsur-unsur tersebut berdasarkan
penelitian yang dilakukan.
1) Triade Dobereiner
Pada tahun 1829, Johann Dobereiner
mengelompokkan unsure berdasarkan kemiripan sifat ke dalam tiga kelompok yang
disebut triade. Dalam triade, sifat unsur kedua merupakan sifat antara
unsur pertama dan unsur ketiga. Contohnya: suatu triade Li-Na-K terdiri dari
Lithium (Li), Natrium (Na), Kalium (K) yang mempunyai kemiripan sifat. Dia juga
menemukan bahwa massa atom unsur kedua adalah rata-rata massa atom unsur
pertama dan unsur ketiga. Tabel pengelompokkan unsur dapat dilihat pada Tabel
1. Contohnya: massa atom unsur Na adalah rata-rata massa atom unsur Li dan
massa atom unsur K.
Contoh triade yang lain adalah
triade Ca-Sr-Ba, triade Cl-Br-I.
Tabel 1. Tabel Triade
|
Litium
(Li)
|
Kalsium
(Ca)
|
Klorin
(Cl)
|
Belerang
(S)
|
Mangan
(Mn)
|
|
Natrium
(Na)
|
Stronsium
(Sr)
|
Bromin
(Br)
|
Selenium
(Se)
|
Kromium
(Cr)
|
|
Kalium
(K)
|
Barium
(Ba)
|
Iodin
(I)
|
Telurium
(Te)
|
Besi
(Fe)
|
2) Hukum Oktaf Newlands
Pada tahun 1865, John Newlands
mengklasifikasikan unsur berdasarkan kenaikan massa atomnya. Newlands mengamati
ada pengulangan secara teratur keperiodikan sifat unsur. Unsur ke-8 mempunyai
sifat mirip dengan unsur ke-1. Begitu juga unsur ke-9 mirip sifatnya dengan
unsur ke-2, dan seterusnya. Karena kecenderungan pengulangan selalu terjadi
pada sekumpulan 8 unsur (seperti yang telah dijelaskan) maka sistem tersebut
disebut Hukum Oktaf.
Tabel 2. Tabel unsur Newlands
|
No
|
No
|
No
|
No
|
No
|
No
|
No
|
No
|
|
H 1
|
F
8
|
Cl 15
|
Co&Ni 22
|
Br
29
|
Pd 36
|
Te
43
|
Pt&Ir 50
|
|
Li 2
|
Na 9
|
K 16
|
Cu
23
|
Rb
30
|
Ag 37
|
Cs
44
|
Os 51
|
|
Be 3
|
Mg 10
|
Ca 17
|
Zn
24
|
Sr
31
|
Cd 38
|
Ba
45
|
V 52
|
|
B 4
|
Al 11
|
Cr 18
|
Y
25
|
Ce&La 32
|
U 39
|
Ta
46
|
Tl
53
|
|
C 5
|
Si 12
|
Ti 19
|
In
26
|
Zr
33
|
Sn 40
|
W
47
|
Pb 54
|
|
N 6
|
P 13
|
Mn 20
|
As
27
|
Di&Mo 34
|
Sb 41
|
Nb
48
|
Bi
55
|
|
O 7
|
S 14
|
Fe 21
|
Se
28
|
Ro&Ru 35
|
I 42
|
Au
49
|
Th 56
|
Kelemahannya adalah Hukum Oktaf
Newlands hanya berlaku untuk unsur-unsur dengan massa atom yang rendah.
3) Sistem Periodik Mendeleev
Sesuai dengan kegemarannya yaitu
bermain kartu, ahli kimia dari Rusia, Dimitri Ivanovich Mendeleev (1869)
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang unsur, kemudian ia menulis
pada kartu-kartu. Kartu-kartu unsur tersebut disusun berdasarkan kenaikan massa
atom dan kemiripan sifat. Kartu-kartu unsur yang sifatnya mirip terletak pada
kolom yang sama yang kemudian disebut golongan. Sedangkan pengulangan
sifat menghasilkan baris yang disebut periode. Alternatif pengelompokkan
unsur-unsur lebih ditekankan pada sifat-sifat unsur tersebut daripada kenaikan
massa atom relatifnya, sehingga ada tempat-tempat kosong dalam tabel periodik
tersebut. Tempat kosong inilah yang oleh Mendeleev diduga akan diisi oleh
unsur-unsur dengan sifat-sifat yang mirip tetapi pada waktu itu unsur tersebut
belum ditemukan.
Tabel 3. Tabel Sistem Periodik
Mendeleev
|
Reihen
|
Group I
|
Group II
|
Group III
|
Group IV
|
Group V
|
Group VI
|
Group VII
|
Group VII
|
|
-
|
-
|
-
|
RH4
|
RH3
|
RH2
|
RH
|
-
|
|
|
R2O
|
RO
|
R2O3
|
RO2
|
R2O5
|
RO3
|
R2H7
|
RO4
|
|
|
1
|
H = 1
|
|||||||
|
2
|
Li =7
|
Be = 9,4
|
B = 11
|
C = 12
|
N =14
|
O = 16
|
F = 19
|
|
|
3
|
Na = 23
|
Mg = 24
|
Al = 27,3
|
Si = 28
|
P = 31
|
S = 32
|
Cl = 35,5
|
|
|
4
|
K = 39
|
Ca = 40
|
- = 44
|
Ti = 48
|
V = 51
|
Cr = 52
|
Mn = 55
|
Fe = 56, Co =59,
Ni = 59, Cu = 63
|
|
5
|
(Cu = 53)
|
Zn = 65
|
- = 68
|
- = 72
|
As = 75
|
Se = 78
|
Br = 80
|
|
|
6
|
Rb = 85
|
S = 87
|
?Yt = 88
|
Zr = 90
|
Nb = 94
|
Mo = 96
|
- = 100
|
Ru = 104, Rh =104,Pd = 106,
Ag =108
|
|
7
|
(Ag =108)
|
Cd = 112
|
In = 113
|
Sn = 118
|
Sb = 122
|
T = 125
|
J = 127
|
|
|
8
|
Cs = 133
|
Ba = 137
|
?Di = 138
|
?Ce = 140
|
-
|
-
|
-
|
- – - -
|
|
9
|
(-)
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
|
10
|
-
|
-
|
?Er= 178
|
?La = 18-
|
Ta= 182
|
W = 184
|
-
|
Os = 195, Ir =197,
Pt 198, Au = 199
|
|
11
|
(Au =198)
|
Hg = 200
|
Tl = 204
|
Pb = 207
|
Bi = 208
|
|||
|
12
|
-
|
-
|
-
|
Th = 231
|
-
|
U =240
|
-
|
- – - -
|
Kelebihan sistem periodik Mendeleev
adalah dapat meramalkan sifat unsur yang belum ditemukan pada saat itu dan
telah mempunyai tempat yang kosong, penempatan gas mulia yang baru ditemukan
tahun 1890–1900 tidak menyebabkan perubahan susunan sistem periodik Mendeleev,
sedangkan kekurangannya yaitu adanya penempatan unsur yang tidak sesuai dengan
kenaikan massa atom. Contoh: 127I dan 128Te. Karena sifatnya,
Mendeleev terpaksa menempatkan Te lebih dulu daripada I.
4) Sistem Periodik Modern
Pada tahun 1914, Henry G. Moseley
menemukan bahwa urutan unsur-unsur dalam sistem periodik sesuai dengan kenaikan
nomor atom unsur. Sistem periodik unsur modern disusun berdasarkan kenaikan
nomor atom dan kemiripan sifat. Moseley berhasil menemukan kesalahan dalam
tabel periodik Mendeleev, yaitu ada unsur yang terbalik letaknya. Penempatan
Telurium dan Iodin yang tidak sesuai dengan kenaikan massa atom relatifnya,
ternyata sesuai dengan kenaikan nomor atom. Sistem periodik modern bisa
dikatakan sebagai penyempurnaan sistem periodik Mendeleev. Tabel Moseley atau
yang dikenal dengan istilah Tabel Sistem Periodik Modern dapat dilihat pada
Tabel 4.
Tabel 4. Tabel Sistem Periodik
Modern
Jumlah periode dalam sistem periodik
ada 7 dan diberi tanda dengan angka:
Periode 1 disebut sebagai
periode sangat pendek dan berisi 2 unsur.
Periode 2 disebut sebagai
periode pendek dan berisi 8 unsur.
Periode 3 disebut sebagai
periode pendek dan berisi 8 unsur.
Periode 4 disebut sebagai
periode panjang dan berisi 18 unsur.
Periode 5 disebut sebagai
periode panjang dan berisi 18 unsur.
Periode 6 disebut sebagai
periode sangat panjang dan berisi 32 unsur, pada periode ini terdapat
unsur Lantanida yaitu unsur nomor 58 sampai nomor 71.
Periode 7 disebut sebagai
periode belum lengkap karena mungkin akan bertambah lagi jumlah unsur
yang menempatinya, sampai saat ini berisi 24 unsur. Pada periode ini terdapat
deretan unsur yang disebut Aktinida, yaitu unsur bernomor 90 sampai nomor
103.
2. Pengertian Energi, Macam-Macam Energi, dan Contohnya
Pengertian Energi
Apa itu Energi?
Apa pengertian Energi? Dalam keseharian sering kita dengan kata
berenergi atau orang kuat yang memiliki banyak energi. Orang yang mampu
mendorong mobil dikatakan sangat berenergi, air yang mampu mendorong
kapal di laut dikatakan memiliki energi, begitupun dengan angin. Aki
mampu menyalakan motor dikarenakan memiliki energi dan seterusnya.
Pengertian energi berdasarkan ilmu
fisika adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Kemampuan ini diukur
dengan variabel waktu dan besarnya usaha yang dilakukan. Tidak ada
pengertian energi selain ini yang sangat menggambarkan apa itu energi.
Dalam sistem SI, Energi memiliki
satuan Joule. Satuan lain dari energi seperti KWh, Erg dan kalori
digunakan dalam bidang tertentu untuk memudahkan. Konversi satuan energi
dapat dilakukan melalui ketetapan bahwa 1 kalori=4.2 Joule dan 1
joule=1 watt sekon.
Macam-Macam Energi
Setelah membahas
tentang pengertian energi, kali ini akan diterangkan tentan berbagai
macam bentuk energi yang telah diketahui oleh manusia. Perlu anda
ketahui bahwa energi tidak mampu dimusnahkan (tidak akan hilang) akan
tetapi berubah bentuk. Hal ini merupakan hukum kekekalan energi.
Contohnya
Energi kimia
adalah energi yang paling dibutuhkan oleh makhluk hidup dikarenakan pada
bentuk kimiawi, energi mampu disimpan lebih lama. Energi kimia
tersimpan dalam bahan bahan makanan. Dalam metabolisme sel, ATP adalah
salah satu bentuk energi kimia yang paling berguna dan penting untuk
manusia. Energi kimia juga tersimpan dalam bahan bakar yang sering kita
gunakan seperti bensin, dan minyak tanah. Energi ini muncul karena
terjadi proses pemecahan ikatan kimia dalam susunannya sehingga
menghasilkan energi. Melalui penjelasan diatas, dapat diambil kesimpulan
bahwa energi kimia merupakan energi yang paling utama di dunia ini.
![]() |
|
|
![]() |
| Macam macam energi:Kimia |
2. Energi Panas
Energi panas
adalah bentuk energi yang berubah menjadi kalor. Energi panas dapat
muncul karena terjadi perubahan bentuk energi seperti pada reaksi energi
kimiawi pada matahari yang mengakibatkan munculnya api serta panas yang
berpindah secara radiasi.
![]() |
| Macam macam energi: Panas |
3. Energi Bunyi
Energi ini
merupakan salah satu bentuk perubahan energi. Bunyi mampu dihasilkan
oleh tabrakan, tumbukan, serta banyak peristiwa lainnya asalkan ada
penghantar seperti udara ataupun benda lainnya. Satuan bunyi adalah
desibell
4. Energi Listrik
Energi listrik
merupakan energi yang saat ini paling banyak digunakan dan dianggap
penting oleh penduduk dunia. Energi ini muncul karena adanya perbedaan
muatan antara dua buah titik penghantar. Energi listrik dihasilkan oleh
pembangkit tenaga listrik. Energi ini mampu diperoleh dari perubahan
berbagai sumber energi seperti air, angin, panas, cahaya, dan bahan
bakar fosil (kimiawi). Energi tersebut dikonversikan menjadi energi
listrik melalui terputarnya turbin yang merupakan dinamo yang mampu
menghasilkan medan listrik. Untuk cahaya, energi listrik diperoleh
berdasarkan reaksi fotovoltaik pada permukaannya sehingga menyebabkan
perbedaan muatan dan menghasilkan listrik. Energi ini sekarang sering sekali dikonversikan menjadi bentuk energi lain seperti panas, gerak, cahaya, dan lain lain.
![]() |
| Macam macam energi: Listrik |
5. Energi Gerak
Ini merupakan
salah satu bentuk energi dasar. Energi gerak sesuai namanya muncul pada
benda atau zat yang bergerak. Saat suatu benda atau zat bergerak,
gerakan yang ada adalah energi. Hal ini searah dengan perubahan energi
air (gerakan air di sungai) untuk memutar turbin untuk menghasilkan
listrik.
![]() |
| Pembangkit Listrik Menggunakan turbin |
6. Energi Nuklir
Energi ini
adalah energi yang berada dalam setiap materi atau zat yang tentunya
tersusun atas atom atom dan material penyusun atom seperti elektron,
neutron dan proton. Energi nuklir sebenarnya juga merupakan energi kimia
akan tetapi lebih bersifat spesifik dan membutuhkan usaha yang lebih
dalam menggunakannya. Energi nuklir ini dapat diperoleh melalui proses
yang cukup rumit dan untuk sekarang ini hanya mampu diambil dari materi
yang bersifat radioaktif serta tidak stabil dengan inti yang berat
seperti Uranium dan Plutonium. Untuk atom atom lain masih terbilang
cukup sulit.
Energi nuklir ini sesuai dengan rumus
E=mc2. Sehingga energi yang sangat besar dapat dihasilkan dalam jumlah
massa yang sedikit saja. Contoh reaksi nuklir yang ada adalah matahari
yang terus menerus berpijar, kemudian pembangkit listrik tenaga nuklir
(reaktor nuklir) serta Bom Atom (Bandingkan dengan ledakan Hiroshima dan
Nagasaki).
![]() |
| Reaktor Nuklir |
3. Pencari Informasi dan Menjelaskan tentang Penemuan Unsur dan Senyawa Terbaru yang Berguna bagi Kehidupan Manusia dan Makhluk Hidup
Pencari Informasi
Data menunjukkan bahwa dengan menargetkan subtipe nAChR tertentu,
dimungkinkan bisa mengobati ketergantungan alkohol dan nikotin dengan
satu obat.” Para peneliti di Klinik Ernest Gallo dan Pusat Penelitian di
Universitas California, San Francisco, serta Pfizer Inc, telah
menentukan bahwa dua senyawa baru mungkin efektif dalam mengobati
ketergantungan alkohol dan nikotin pada saat yang bersamaan. Dalam
sebuah makalah yang diterbitkan dalam Neuropsychopharmacology edisi 3
November 2010, para peneliti menunjukkan bahwa konsumsi alkohol pada
tikus secara signifikan diturunkan oleh dua senyawa yang ditargetkan ke
reseptor asetilkolin neuronal nicotinic (nAChR) subtipe
{alpha}3{beta}4*. nAChRs merupakan protein yang ditemukan di dalam otak
dan sistem saraf pusat lebih luas yang memediasi efek zat-zat seperti
nikotin. Baru-baru ini studi genetika manusia telah menunjukkan bahwa
pengkodean gen subtipe {alpha}{3}beta4* sangat signifikan bagi
kerentanan terhadap ketergantungan alkohol dan nikotin. “Masalah ini
telah menerjemahkan temuan- temuan genetik penting dalam pengobatan yang
lebih efektif bagi manusia,” kata rekan penulis senior, Selena E.
Bartlett, PhD, direktur kelompok Pengembangan Praklinis di Center Gallo.
Penulis utama studi ini adalah Susmita Chatterjee, PhD, dari Pusat
Gallo. Pekerjaan telah dilakukan dalam kolaborasi dengan para ilmuwan
yang dipimpin oleh rekan-penulis senior, Hans Rollema, PhD, dalam
Neuroscience Research Unit di Pfizer Inc Salah satu senyawa baru,
CP-601932, telah dinyatakan aman pada manusia dalam sebuah studi klinis,
catat Bartlett. Dia merekomendasikan sebuah studi klinis untuk
mengevaluasi efikasi senyawa dan potensi manfaat baik dalam mengobati
ketergantungan alkohol dan nikotin. Senyawa lainnya adalah PF-4575180.
Keduanya dikembangkan oleh Pfizer. “Kecanduan alkohol dan nikotin
seringkali diperlakukan sebagai gangguan yang terpisah,” kata Bartlett,
“terlepas dari kenyataan bahwa 60 hingga 80 persen peminum berat juga
menghisap tembakau. Sangat sedikit strategi yang efektif untuk mengobati
gangguan ini secara terpisah, apalagi secara bersamaan. Data kami
menunjukkan bahwa dengan menargetkan subtipe nAChR tertentu,
dimungkinkan bisa mengobati ketergantungan alkohol dan nikotin dengan
satu obat.” Selagi senyawa memiliki dampak yang signifikan terhadap
konsumsi alkohol pada tikus, asupan sukrosa tidak memiliki efek.” Hal
ini menunjukkan bahwa tidak seperti obat lainnya yang sudah disetujui
untuk penyalahgunaan alkohol, senyawa ini tidak mengganggu sistem
pengimbalan alamiah otak dengan cara yang lebih luas,” kata Bartlett.
Rekan penulis dari penelitian ini adalah Pia Steensland dari Institutet
Karolinska, Swedia; Jeffrey A. Simms dan Joan Holgate dari Gallo Center,
serta Yotam W. Coe, Raymond S. Hurst, Christopher L. Shaffer dan John
Lowe dari Pfizer. Penelitian ini didukung pendanaan dari National
Institute of Health, Departemen Pertahanan AS, Negara Bagian California,
Yayasan BLANCEFLOR Boncompagni- Ludovisi, Bildt née, Yayasan
Swedia-Amerika, dan Insamlingsstiftelsen Hjärnfonden/Yayasan Otak
Swedia. UCSF – afiliasi Klinik Ernest Gallo dan Research Center
merupakan salah satu pusat terkemuka di dunia akademis untuk studi dasar
biologis gangguan penggunaan substansi dan alkohol. Gallo Center
menemukan molekul target potensial untuk pengembangan obat terapeutik
yang diperpanjang melalui studi proof-of- concept klinis dan praklinis.
UCSF merupakan universitas terkemuka yang didedikasikan untuk
mempromosikan kesehatan di seluruh dunia melalui penelitian biomedis
lanjut, tingkat pendidikan sarjana di bidang ilmu pengetahuan dan
profesi kesehatan, serta keunggulan dalam perawatan pasien.
Informasi penemuan Unsur/Senyawa baru yang berguna bagi
manusia/makhluk hidup lainnya Penyakit HIV-AIDS adalah penyakit yang
dianggap paling membahayakan dan mematikan yang berada di dunia, salah
satu sebabnya adalah belum ditemukan obat ampuh untuk mengatasi penyakit
ini. Oleh sebab itu langkah-langkah sosialisasi pencegahan dan
penelitian untuk menghadapi penyakit ini dilakukan diseluruh dunia serta
mendapat dukungan dari banyak pihak. HIV-AIDS (Human Imunodeficiency
Virus-Acquired Immune Deficiency Sydrome) adalah sejenis penyakit yang
menyebabkan hilangnya kekebalan tubuh seseorang. Ketika kondisi
kesehatan menurun ataupun ketika sedang dalam keadaan lelah, dengan
mudah kondisi tubuh terasa lemah dan gampang jatuh sakit. Penderita yang
mengidap penyakit ini seakan-akan tidak memiliki harapan lagi untuk
hidup, karena sistem kekebalan tubuhnya sudah lemah ataupun sudah rusak
sehingga sangat mudah terkena penyakit atau jatuh sakit. Beberapa waktu
lalu dikejutkan dengan penemuan sejenis senyawa untuk penangkalnya.
Ketidaksengajaan itu dilakukan oleh seorang asisten profesor Zhilei Chen
dari Universitas AM Texas, Amerika Serikat yang sedang melakukan
penelitian didalam laboratoriumnya. Virus yang menyebabkan penyakit AIDS
tersebut akan mengalami kehancuran material genetiknya ketika diberikan
senyawa yang bernama Pd 404. 182. Senyawa itu menghancurkan material
genetik virus HIV dengan merusak RNA-nya, sehingga sulit berkembangbiak
dan akhirnya tidak dapat menginfeksi manusia. Meski demikian, senyawa
anti virus HIV ini masih terus dikembangbiakkan untuk diproduksi secara
massal, agar lebih aman dan tidak membahayakan ketika digunakan pada
manusia. Setidaknya, terdapat tiga tahap yang harus dilalui sebelum
senyawa tersebut digunakan masyarakat, yaitu 3 sampai 4 tahun harus
diujicobakan pada hewan. Kemudian 4 sampat 5 tahun diujicobakan pada
relawan manusia. Lalu 2 sampai 3 tahun untuk registrasi, sebelum
akhirnya diproduksi dalam jumlah banyak. Kerja keras Zhilei Chen
membuahkan hasil, ia mendapatkan penghargaan dan perhatian dari seluruh
dunia. Karena dapat menghilangkan kekhawatiran orang, seolah orang yang
mengidap penyakit HIV-AIDS tidak memiliki harapan untuk hidup.
Menjelaskan tentang Penemuan Unsur dan Senyawa Terbaru yang Berguna bagi Kehidupan Manusia dan Makhluk Hidup
Penemuan yang ditemukan di Perancis
Prof Dr Ciptadi berhasil menemukan senyawa kimia baru yaitu senyawa 1,3-oxaphospholes. Dijelaskannya, senyawa 1,3-oxaphospholes yang ditemukannya itu, terindikasi sebagai senyawa yang bermanfaat untuk antibiotik dan pestisida. Senyawa itu dibuat dari unsur phosphorus. “Saat berada studi di Perancis, saya menemukan 40 senyawa oxaphospholes dan derivat- derivatnya (turunannya),” katanya.
Dari 40 senyawa baru tersebut 30 di antaranya sudah dikirim ke Bayern Jerman, sebuah lembaga farmasi yang ada di Jerman.Sementara 10 senyawa baru lainnya masih dikembangkan oleh mahasiswa program doktor (S3) di ENSCM Montapellier II Perancis.
Penemuan senyawa baru olehnya itu diharapkan dapat dipatenkan bersama-sama dengan Prof Dr Cristau, seorang guru besar asal Perancis selaku dosen pembimbing saat melakukan penelitian di laboraorium universitas tersebut. Berdasarkan keterangan guru besar bidang biokimia/kimia organik Unpar tersebut, penemuan tersebut cukup membanggakan bangsa Indonesia, karena jarang terdapat mahasiswa Indonesia menemukan senyawa baru di perguruan tinggi itu.
Oleh karena itu, ketika diumumkan penemuan tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Perancis ikut menghadiri dan mengucapkan selamat atas penemuan tersebut. Pengembangan penelitian ini masih terus dilakukan bekerjasama dengan laboratorium kimia organik ENSCM Universite Montpellier II Perancis.
Penemuan senyawa-senyawa baru tersebut sebagian sudah diseminarkan di berbagai negara di Eropa dan Asia seperti Perancis, Inggris, Jerman, dan Jepang. Sebagian juga sudah dipublikasikan pada jurnal internasional, seperti Acta Crystallographica, European Jounal of Organik Chemistry, Journal of Organometallic Chemistry, Phosphorus Sulfur and Silicon, katanya. Ia menemukan senyawa itu saat ia mengambil program doktor (S3) kimia biomolekul di ENSCM Universite Montapellier II, Perancis.
Ilmuwan Di Swedia menemukan Senyawa Kimia Baru
Stockholm – Tabel kima periodik yang berisi 117 unsur kimia akan memiliki anggota baru. Ilmuwan mengkonfirmasikan penemuan baru tersebut. Para peneliti dari Universitas Lund di Swedia menemukan unsur itu dengan menumbukkan satu unsur, kalsium ke dalam atom lain, americium. Unsur baru dengan cepat terbentuk dalam cipratan radiasi. Dalam laporan CNN, Kamis (29/8), unsur baru tersebut memiliki 115 proton di pusatnya. Hal itu memberi nomor atom ke 115 dalam tabel periodik, daftar semua unsur yang dikenal selama ini.
Kelompok ilmuwan Swedia merupakan yang kedua dalam menciptakan unsur kimia. Sekelompok ilmuwan Rusia mengumpulkan atom dari jenis yang sama pada 2004. Namun, percobaan baru menguatkan hasil sebelumnya dan mengukuhkan keberadaan atom 115 tersebut.
Meski demikian, hal itu tidak berarti akan membuat unsur 115 berada di tabel periodik. Penemuan tersebut masih harus disetujui oleh sebuah komite yang terdiri dari anggota Internasional Union of Pure dan Applied Chemistry serta International Union of Pure and Pallied Physics. Kelompok tersebut bekerja dalam menentukan apakah bukti tersebut sudah cukup untuk membuktikan perlu adanya elemen baru. Dalam kimia semakin banyak proton atom yang dimiliki, maka semakin tinggi angka pada tabel periodik. Dengan 115 proton, unsur baru tersebut berada diantara unsur super berat. Untuk perbandingan, atom timbal hanya memiliki 82 proton, emas memiliki 79 proton. Namun, unsur tersebut tidak dapat ditemukan dalam bongkahan asli. Elemen dengan nomor tertinggi di tabel periodik yang bisa terbentuk dengan sendirinya adalah uranium dengan 92 proton di pusatnya. Hanya saja, sejumlah plutonium dan neptunium juga dapat ditemukan terbentuk secara alami. “Semua elemen dengan jumlah proton lebih banyak diciptakan dari reaksi nuklir,” ujar Pusat Hemholtz untuk penelitian Ion Berat di Jerman, tempat dimana ilmuwan Swedia membuat unsur 115.
4. Menyebutkan, Menjelaskan, dan Memberikan Contoh Sifat-Sifat Fisika
Sifat
fisika adalah sifat suatu zat yang dapat diamati tanpa mengubah zat-zat
penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain wujud zat, warna,
bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan,
kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan. Berikut ini pembahasan mengenai sifat-sifat fisika tersebut :
Wujud zat
Wujud
zat dibedakan atas zat padat, cair, dan gas. Zat tersebut dapat berubah
dari satu wujud ke wujud lain. Beberapa peristiwa perubahan yang kita
kenal, yaitu : menguap, mengembun, mencair, membeku, meyublim, dan
mengkristal.
Warna
Setiap
benda memiliki warna yang berbeda-beda. Warna merupakan sifat fisika
yang dapat diamati secara langsung. Warna yang dimiliki suatu benda
merupakan ciri tersendiri yang
membedakan
antara zat satu dengan zat lain. Misal, susu berwarna putih, karbon
berwarna hitam, paku berwarna kelabu pudar dan lain–lain.
Kelarutan
Kelarutan
suatu zat dalam pelarut tertentu merupakan sifat fisika. Air merupakan
zat pelarut untuk zat-zat terlarut. Tidak semua zat dapat larut dalam
zat pelarut. Misal, garam dapat larut dalam air, tetapi kopi tidak dapat
larut dalam air.
Daya hantar listrik
Daya
hantar listrik merupakan sifat fisika. Benda yang dapat menghantarkan
listrik dengan baik disebut konduktor, sedangkan benda yang tidak dapat
menghantarkan listrik disebut isolator. Benda logam pada umumnya dapat
menghantarkan listrik. Daya hantar listrik pada suatu zat dapat diamati
dari gejala yang ditimbulkannya. Misal, tembaga dihubungkan dengan
sumber tegangan dan sebuah lampu. Akibat yang dapat diamati adalah lampu
dapat menyala.
Kemagnetan
Berdasarkan
sifat kemagnetan, benda digolongkan menjadi dua yaitu benda magnetik
dan benda non magnetik. Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik
kuat oleh magnet, sedangkan benda non magnetik adalah benda yang tidak
dapat ditarik oleh magnet.
Titik Didih
Titik didih merupakan suhu ketika suatu zat mendidih.
Titik Leleh
Titik leleh merupakan suhu ketika zat padat berubah menjadi zat cair.
5. Mencari Tahu dan Menjelaskan Energi Apa yang Paling Berperan/yang Sering Digunakan oleh Manusia
Energi yang sering kita gunakan adalah energi listrik. Cara
menggunakan listrik sangatlah mudah, cukup dihubungkan dengan sumber listrik
yaitu stop kontak. Listrik digunakan untuk menhidupkan radio, televisi, lampu,
setrika, mesin pompa air, dan lain-lain. Sumber energi yang juga digunakan
adalah baterai karena baterai mudah dibawa ke segala tempat.
Energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik/energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan amper (A)dan tegangan
listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik
dengan satuan Watt (W)untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan ataupun
untuk menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk
energi yang lain.
Sumber energi lainnya yang digunakan adalah minyak tanah, gas, bensin,
dan solar. Minyak tanah digunakan pada lampu sumbu dan kompor minyak tanah.
Sumber energi yang paling banyak digunakan di gunakan di jalan adalah bensin
dan solar. Bensin dan solar mudah terbakar dan menghasilkan panas tinggi.
Dan Selain
itu energi panas matahari juga berperan penting dalam menjaga kehidupan di bumi
ini. Tanpa adanya energi panas dari matahari maka kehidupan diseluruh muka bumi
ini pasti akan musnah karena permukaan bumi akan sangat dingin dan tidak ada
makhluk yang sanggup hidup di bumi.
Ada beberapa pemanfaatan energi panas matahari yaitu :
1. Pemanasan ruangan
2. Penerangan ruangan
3. Kompor matahari
4. Pengeringan hasil pertanian
5. Distilasi air kotor
6. Pemanasan air
7. Pembangkit listrik.
|







Komentar
Posting Komentar